Program prioritas Kementerian Pariwisata Fokus Kembangkan Program Prioritas
Jangkauan Jakarta Barat — Program prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus memperkuat langkah strategis untuk memulihkan dan mengembangkan sektor pariwisata Indonesia yang sempat terdampak pandemi. Sejumlah program prioritas telah dirancang sebagai fondasi utama guna meningkatkan daya saing dan menghadirkan destinasi wisata yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
1. Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas
Salah satu program utama Kemenparekraf adalah pengembangan 10 destinasi super prioritas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, dan Borobudur. Pemerintah fokus meningkatkan fasilitas, aksesibilitas, serta infrastruktur pendukung untuk menjadikan destinasi ini sebagai magnet wisatawan domestik dan mancanegara.
Destinasi super prioritas menjadi tulang punggung pemulihan pariwisata nasional,” ungkap Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.
2. Penguatan Ekonomi Kreatif dan UMKM Pariwisata
Program lain yang tidak kalah penting adalah pemberdayaan ekonomi kreatif dan pelaku UMKM di sektor pariwisata. Kemenparekraf menggelar pelatihan, pembinaan, dan pendampingan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas akses pasar, baik secara offline maupun digital.
3. Digitalisasi Pariwisata
Mendorong transformasi digital menjadi fokus utama, dengan pengembangan aplikasi wisata dan sistem informasi terintegrasi. Hal ini untuk mempermudah wisatawan mendapatkan layanan, informasi, serta melakukan transaksi secara praktis dan cepat.
Baca Juga: Jokowi Masuk Daftar Dewan Penasihat Global Bloomberg, Ini Tugas dan Nama 22 Tokoh Lainnya
4. Pariwisata Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan
Kemenparekraf juga menekankan pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan pelestarian alam dan budaya lokal. Program ini melibatkan komunitas setempat sebagai penggerak utama untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
5. Promosi dan Pemasaran Wisata
Promosi pariwisata terus digencarkan melalui kampanye nasional dan internasional, termasuk kerja sama dengan berbagai influencer, agen perjalanan, dan media massa. Tujuannya adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperkuat citra pariwisata Indonesia di dunia.
Penutup
Program prioritas Kemenparekraf diharapkan dapat mempercepat kebangkitan pariwisata Indonesia, memberikan manfaat ekonomi yang luas, serta menempatkan Indonesia sebagai destinasi unggulan di kancah global.
Program prioritas Pemberdayaan Ekonomi Kreatif dan UMKM
Kemenparekraf juga memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung sektor pariwisata. Melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan, pemerintah mendorong peningkatan kualitas produk dan pemasaran digital agar lebih kompetitif.
Program prioritas Digitalisasi Pariwisata
Transformasi digital menjadi pilar penting dalam strategi Kemenparekraf, dengan pengembangan aplikasi wisata terintegrasi dan platform informasi yang memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan serta mendapatkan layanan secara praktis dan cepat.
Pariwisata Berkelanjutan
Kementerian juga menekankan pentingnya pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan pelestarian alam dan budaya lokal.






